"Ada dua sipa. barang siapa yang padanya terdapat kedua sipat itu,berarti dia dicatat Allah menjadi orang yang syukur dan sabar.Barang siapa yang padanya tidak terdapat kedua sipat tersebut,berarti dia tidak di catat sebagai orang yang syukur dan sabar,Ialah orang yang didalam masalah agamanya dia melihat kepada orang yang lebih tinggi kemudian ia mengikutinya dan dalam masalah keduniaan ia melihat kepada orang yang lebih rendah kemudian dia memuji kepada Allah atas anugerah yang telah dilimpahkan kepadanya, maka Allah mencatatnya kedalam golongan orang orang yang syukur dan sabar. Dan barang siapa dalam hal agamanya melihat kepada orang yang dibawahnya,dalam masalah keduniaan melihat kepada orang yang diatasnya, kemudian dia mengeluh atas sesuatu yang dia tidak memilikinya,Allah tidak mencatatnya kedalam golongan orang orang yang bersyukur dan sabar(H.R.Turmudzi dari ibnu Umar).keterangan;Suka dan duka, derita dan bahagia adalah merupakan permainan hidup. Bila dalam keadaan bahagia,wajiblah manusia bersyukur.Dan bila dalam keadaan derita wajiblah manusia bersabar. Syukur dan sabar itulah sifat yang terpuji. Agar manusia dapat bersyukur, hendaklah dalam masalah ibadah mengikuti jejak dan meneladani orang orang yang lebih tekun ibadahnya.Agar manusia menjadi sabar,bila dalam keadaan derita yakinlah bahwa masih banyak jumplahnya orang yang hidupnya lebih menderita dari pada dirinya sendiri.
Rabu, 19 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar